Sabtu, 04 November 2023

Mengangkat Cerita Tentang Penggunaan Pembayaran Digital Dengan Qris Cross Border Dan Perannya Dalam Mengeksplorasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pembayaran digital pastinya sudah tidak asing lagi pada diri kita semua. Nah, pembayaran digital adalah transaksi melalui media digital yang secara singkat dan efisien. Kita tidak perlu lagi mengeluarkan uang  dalam dompet, karena sudah tersimpan di dalam aplikasi pembayaran digital. Aplikasi pembayaran digital ini banyak sekali kita temui di appstore atau google play tempat download aplikasi. Aplikasi pembayaran ini mendukung QRIS dari berbagai pihak. Mulai dari Bank dan Non Bank seperti Mandiri, BNI, BRI, BCA, BSI, CIMB, BPD, Gopay, Ovo, Dana, Linkaja, Shopee, dll.

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Sebagai warga masyarakat Indonesia, kita pasti tahu QR Code itu bagaimana. Dan perlu di perjelas kalau QRIS bukan aplikasi tapi dalam bentuk scan code yang sudah di tanamkan pada aplikasi mobile banking/payment. QRIS  sendiri di bangun oleh pihak B I ( Bank Indonesia ) dan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia).

QRIS juga terbagi menjadi  dua, yaitu Qris Statis dan Qris Dinamis. Qris Statis, pada merchant skala mikro yang kita jumpai pada perorang atau karyawan yang menggunakan kartu tanda yang ada scan code.  Sedangkan pada Qris dinamis  berada di merchant skala menengah dan besar yang dapat kita jumpai pada pembayaran di aplikasi atau  seperti Bank dan Non Bank (Mandiri, BNI, BRI, BCA, BSI, CIMB, BPD, Gopay, Ovo, Dana, Linkaja, Shopee, dll.) .

Manfaat menggunakan QRIS ini, ada banyak sekali yang dapat kita rasakan. Mulai dari pedagang/merchant juga pengguna atau costumer. Bagi pengguna pedagang/merchant, seperti:

1. Memudahkan pedagang dalam menerima pembayaran nontunai.

2. Cara bayar yang higienis.

3. Transaksi tercatat dan masuk rekening sehingga mudah diawasi oleh perusahaan.

4. Tidak perlu uang kembalian.

5. Meningkatkan penjualan.

6. Murah dan bebas biaya.

Dan bagi pengguna/customer :

1. Bayar secara kekinian  atau praktis.

2. Pengeluaran tercatat.

3. Aman, yang sudah pastinya diawasi oleh BI.

4. Cepat dan nyaman.

5. Efisien.

6. Bayar secara non-tunai ke pemerintah, dan membantu UKM dan akselerasi  ekonomi keuangan digital.

Sistem pembayaran juga sangat berpengaruh kepada kestabilan ekonomi.  Pasar dan perekonomian sangat bergantung kepada sistem pembayaran untuk memfasilitasi perdagangan dan pertukaran di antara berbagai institusi maupun konsumen dalam pasar produk barang ataupun jasa. Jika ke-stabilan ekonomi Indonesia goyah atau tidak sesuai, maka mengakibatkan kerugian dimana-mana.

Pada kondisi perekonomian saat ini dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. Pada triwulan IV 2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat tetap tinggi yakni 5,01% (yoy), di tengah pertumbuhan ekonomi global yang dalam tren melambat. Itulah mengapa kita harus membahas sitem pembayaran di Indonesia.

Selain itu, pasar uang mempunyai peranan penting dalam meningkatkan efisiensi perekonomian melalui penyaluran dana dari pihak-pihak yang mempunyai surplus dana kepada pihak-pihak yang membutuhkannya baik untuk kegiatan investasi maupun kegiatan ekonomi lainnya.

Untungnya,  kita mempunyai kabar baik dari Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia sekarang ini berada dalam posisi yang stabil, baik itu dari sisi makroekonomi, fiscal-moneter, dan sektor keuangan secara umum. (Jakarta, 21/12/2022)

Oleh sebab itu kita harus menjaga ke-stabilan ekonomi. Dengan adanya QRIS,  kita semua berharap bisa membuat jadi efisien dalam transaksi. Serta membuat inklusi keuangan jadi tepat dan stabil  keuangan Indonesia. Hingga ekonomi Indonesia akan lebih maju dan pesat dalam berkembang. Bisa menjadi sistem ekonomi global yang maju.

 

"QRISnya satu, menangnya banyak!"

"Participant of BI Digital Content Competition 2023" ke website www.bi-digitalcompetition.com